MENGUSAP MUKA DENGAN KEDUA TANGAN SESUDAH SELESAI BERDO’A

Adakah dalilnya tentang mengusap muka dengan kedua telapak tangan sesudah selesai berdo’a dan bagaimana derajatnya, sah atau tidak datangnya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ..?

jawaban
Rasulullah bersabda yg artinya: Dari Ibnu Abbas, ia berkata ; “Telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam : Apabila engkau meminta (berdo’a) kepada Allah, maka hendaklah engkau berdo’a dengan kedua telapak tanganmu, dan janganlah engkau berdo’a dengan kedua punggung (telapak tangan). Apabila engkau telah selesai berdo’a, maka usaplah mukamu dengan kedua telapak tanganmu”. [Riwayat Ibnu Majah No. Hadits 181 dab 3866]

Hadits ini derajatnya sangatlah lemah/dla’if. Karena di sanadnya ada seorang (rawi) yang bernama SHALIH BIN HASSAN AN-NADLARY. Tentang dia ini telah sepakat ahli hadits melemahkannya sebagaimana tersebut di bawah ini :

[1]. Kata Imam Bukhari, “Munkarul hadits (orang yang diingkari hadits/riwayatnya)”. [2]. Kata Imam Abu Hatim, “Munkarul hadits, dla’if.” [3]. Kata Imam Ahmad bin Hambal, “Tidak ada apa-apanya (maksudnya : lemah)”. [4]. Kata Imam Nasa’I, “Matruk (orang yang ditinggalkan haditsnya)” [5]. Kata Imam Ibnu Ma’in, Dia itu dla’if. [6]. Imam Abu Dawud telah pula melemahkannya. [Baca : Al-Mizanul 'Itidal jilid 2 halaman 291, 292]

baca juga: wajibkah haji?

Hadits Kedua:
Telah diriwayatkan oleh Saa-ib bin Yazid dari bapaknya (Yazid) :
“Artinya : Bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, apabila beliau berdo’a mengangkat kedua tangannya, (setelah selesai) beliau mengusap mukanya dengan kedua (telapak) tangannya”. [Riwayat : Imam Abu Dawud No. hadits 1492]

Sanad hadits inipun sangat lemah, karena di sanadnya ada rawi-rawi :
[1]. HAFSH BIN HASYIM BIN ‘UTBAH BIN ABI WAQQASH, Dia ini rawi yang tidak diketahui/dikenal (majhul). [Baca : Mizanul 'Itidal jilid I halaman. 569]. [2]. IBNU LAHI’AH, Dia ini seorang rawi yang lemah[1].

baca juga: wasiat lebih dari sepertiga

Hadits Ketiga:
Telah diriwayatkan oleh Umar bin Khattab, ia berkata :
“Artinya : Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, apabila mengangkat kedua tangannya waktu berdo’a, beliau tidak turunkan kedua (tangannya) itu sehingga beliau mengusap mukanya lebih dahulu dengan kedua (telapak) tangannya”. [Riwayat : Imam Tirmidzi]

Hadits ini sangat lemah, karena disanadnya ada seorang rawi bernama HAMMAD BIN ISA AL-JUHANY.
MENGUSAP MUKA DENGAN KEDUA TANGAN SESUDAH SELESAI BERDO’A
baca juga: pernahkah anda menangis?

[1]. Dia ini telah dilemahkan oleh Imam-imam : Abu Dawud, Abu Hatim dan Daruquthni. [2]. Imam Al-Hakim dan Nasa’i telah berkata : Ia telah meriwayatkan dari Ibnu Juraij dan Ja’far Ash-Shadiq hadits-hadits palsu. [Baca : Al-Mizanul 'Itidal jilid I hal. 598 dan Tahdzibut-Tahdzib jilid 3 halaman. 18-19]

Kesimpulan: Bahwa mengusap wajah setelah berdo'a hukumnya tidak pernah dikerjakan oleh Rasulullah dan setiap amalan yang tdk prnh dikerjakan atau diperintahkan oleh Rasulullah maka amalan tsb tertolak (tdk mendapatkan pahala bagi yang mengerjakan nya bahkan ia akan mendapatkan dosa dgn amalan tsb) Wallahu Ta'ala A'lamu bisshowab.

Sumber : akun fb Khatthab Mujahid Muda Al-bassam

Tidak ada komentar: